Rabu, 01 April 2009

SYUKURKU

Setiap kedip mataku Ya Allah,
Aku bersyukur atas nikmat ini.
Banyak orang melihat, tetapi buta.

Setiap tarikan napasku Ya Allah,
Aku bersyukur atas nikmat ini.
Banyak orang mencium, tetapi tidak mampu membau.

Setiap suara yang kudengar Ya Allah,
Aku bersyukur atas nikmat ini.
Banyak orang mendengar, tetapi tuli.

Setiap desir angin yang kurasa Ya Allah,
Aku bersyukur atas nikmat ini.
Banyak orang merasa, tetapi kebal.

Setiap degub dan detak jantungku Ya Allah,
Aku bersyukur atas nikmat ini.
Banyak orang hidup, tetapi mati.

Akhirnya Ya Allah,
Jangan Kau cabut rasa syukurku ini dari hatiku,
Yang dapat membuatku buta, bebal, tuli dan mati.






MATAMU


Aku bermimpi
Dan dalam mimpiku
Kulihat matamu
Yang mengisi hatiku dengan surga

Aku melayang
Dan di langit
Kulihat matamu
Yang menjawab semua kerinduanku
Padamu

Hidupku di alam khayal
Yang tiada perubahan
Tiada patah hati

Tapi kini kau raih tanganku
Dan kau buat 'ku mengerti
Dua mimpi
Bisa bersatu selamanya

Pagi hari
Ketika 'ku bangun
Kulihat matamu
Itulah alasanku
Itulah jawabanku kini:
Karena aku mencintaimu
Satu yang membuat mimpiku nyata


sent by : "seseorang yang kamu kenal"
email : "kamu juga tahu"
date : Mon 15 Jun 1998



I LOVE YOU


"I love you" are just three words
Together as a phrase
If said, they must be sincere
Not just a passing phase
These words have strength in meaning
Sincerely pleasing to hear
If these words are said
They must be loud and clear
You musn't say "I love you"
Or I will say it back
'Coz if I feel it, I will say it
And then my love shan't lack


sent by : "someone"
email : "someone@somewhere.com"
date : Mon 15 Jun 1998



YOU


I cry myself to sleep
Every single night
Hoping I'll dream of you
In a different light
I wish you'd be mine
If only for a day
But it just a dream
You don't think of me
That way
If only you knew
How I felt inside
Then my feelings could flow
Not stay in and hide
I love you so dearly
I really know it's true
But when will come the day
The same feelings come from you?
I know it's a wish
So I'll push it away
But now that I've tried
My love still lasts today


sent by : "unknown"
email : "unknown"
date : Mon 15 Jun 1998











Prelude :

Sometimes in the midst of life, we forgot some basic things in life. One thing should not be forgotten, though.
The people who love us more than they love themselves.
Mom..., Dad..., I know this isn't much compared to all the things you've done to me.
And this doesn't say enough how grateful I am to have the best parents in the world.

A LITTLE ONE FOR YOU

Is there such a rootless tree ?
Could a tree grow without the root ?

the one that's drowned in the mud,
the one buried in the sands,
the one battling against the worms and such,
the one scratching and clawing into the rocks,
the one looking for food but gives it away,
................. the dirty one.
................. the one that always been overlooked.

yet.....,
It's the only one that keep the tree standing strong,
against the winds, the rain and storms,
It's the one that keeps the tree alive,
feeds it, lives for it.

I'm such a lucky one to have two of them.
She is the one who offered her life for me,
gives me love no one could ever give.
The one strong lady whom I sometimes dislike
the times she's mad at me.
one drop of her tears is the key to my sorrow.
The most beautiful lady in the whole world.

He is the one that lives and dies for me,
each and everyday he,
offers himself as my steps.
The strongest and kindest man I could find,
no one else in the world could stand beside him.
One word of his carries me for hundreds of miles.
The most patient man in the world.

They are the ones,
who believe in me even when I lost myself,
who're always there in my loneliest times,
who always pray for me when I forget how to,
keep me warm in the coldest moments,

I just hope that this growing tree....,
would not disappoint its roots,
would stand tall and strong as they want it to be,
would not let itself blown by the winds and rains.

For all I know...,
this tree wouldn't be here without them,
this tree loves them and appreciate them so much,
but still couldn't thank them enough,
for all the blessings, the loves, the times,
they've given.
.




G F I
(Galeri Foto Inong)

Ketika ku lihat matamu, bergetar hati ini...
Kini kupercaya akan cinta pandangan pertama...
Rasa lain tumbuh di hati,
tak terasa tangan ini tlah jauh melangkah n'tuk mengenal lebih jauh..
Perlahan tapi pasti, aku pasti akan mengetahui...
Satu demi satu
dengan debar hati yang galau,
kubuka apa yang ada di hadapanku..
Dan pada akhirnya....
hanya satu kata yang terucap.....
"Alhamdulillah..."
aku tlah diperkenalkan dengan hamba Mu..
semoga membawa kebaikan bagiku dan baginya...
Aminnnnnnnnnnn.....


sent by : bugi
email :
bugi@iptn.co.id
date : Thu, 25 Jun 1998



Tuanku


Tuanku
malam larut
hamba mohon diri
jutaan tahun lewat dan jutaan akan datang
ruang melampaui ruang
proses datang dan pergi
keabadian ini menggelisahkan
ada kerlip kecil di celah malam
kulihat
kulihat
sergapan iman dalam jiwa
beribu kesadaran dalam hati
kepasrahan yang satu
Tuanku
malam larut
hamba mohon diri
Ah, kerlip itu lenyap!


sent by : alfa
email :
safudi@hotmail.com
date : Wed, 1 Jul 1998







~Best Friend~


When I am feeling sorrow and need to talk someone......
you are always there.
when I feel lonely and need to share my thoughts.....
I turn to you and you listen.
when I am feeling joy and want to celebrate.......
you are the to share it with.
You listen you care......
that's what good friends are all about.
I cherish our friendship.....
It is truly a treasure.
I hold your friendship lovingly within in my heart....
Thank you for being my friend.


sent by : yaya as'ad
email :
asad_10@hotmail.com
date : Mon, 13 Jul 1998



YAA.. ALLAH
SETIAP HARI AKU SELALU SEBUT NAMAMU
SAAT AKU DUKA
SAAT AKU SUKA
DALAM MIMPIKU PUN
AKU MENGHARAP SELALU BERSAMAMU

RASA DEMI RASA
DARI HATI NURANI
YA ALLAH ..
KEPADAMU JUALAH AKHIRNYA
AKU BERPULANG..



sent by : siswanto - 0351892366
email :
parlin@indo.net.id
date : Tue, 28 Jul 1998



Kala surya beranjak ke peraduan
Temaram senja menghias langit luas
Terbersit wajah ayu
Sang Penghias Senja
Terngiang suara lembut
penyejuk kalbu nan resah
Bilakah hati bertaut
Tertambat pelabuhan cinta???
Hamba kiranya andai tak terucap
kata jawab darimu...


sent by : NN
email :
ytsp@hotmail.com
date : Sun, 9 Aug 1998






Pancaran Sinar Mu......
Telah meluluhkan segala jiwa...kalbu...
ku terasa sunyi tanpa Mu Kasih.....


sent by : Munawar Ahmad
email :
munawar_ahmad@atlanti.co.id
date : Tue, 11 Aug 1998



PUISI SEMALAM SUNTUQ

Nyamuk kecil di kamar ini
Persis Kamu,.....
: mengganggu tidurku


PENANTIAN
Setiap dengar ketuk sepatu
Mata ku buang keluar
Dan setiap kali itu
Yang aku temukan
Hanya rumput dan batu


sent by : Q-Jo
email :
ojiq@hotmail.com
date : Sun, 16 Aug 1998



Tanah, api,air dan angin

Bumi ini
tidak akan mati
selagi ada
kidung cinta
kami.

Juli,98


sent by : Kak Leha
email :
pantunbahari@hotmail.com
date : Thu, 20 Aug 1998















Yang Dirindui

"aku tak bisa mencintaimu sebagaimana
aku mahu mencintai yang aku rindu"

Demi membubarkan kekaburan itu
kusimpan tiap rasa dalam cengkerang keras yang melindung
seperti siput-siput laut di tepi pantai aku diam di gigi air
merasakan isi dan hati dikahis badai yang datang menepi.
Hai angin, ombak, buih-buih putih yang jernih dan batu keras dan karang
yang tegar, resapkan di sukma kosong ini dengan cerita-cerita
sebuah pantai sepi. Moga-moga berbaur kesedihan yang semakin pedih
pada cerita-cerita kau dan aku yang terasing dan tak pernah bersatu.

Lukaku yang terbuka kian parah waktu kusembunyikan diri
di dalam cengkerang kosong menumpang kasih di daerah ini
yang tidak pernah aku jejaki, tidak pernah tanahnya aku miliki
dan tak pernah aku merasa dicintai.
Tak mampu menahan luka dicicip air mata duyung yang berbaur kisah
lampias kecewa sang kelasi lemas, aku tiba-tiba menjadi gemas dan berdoa.
Turunlah hujan semoga bertambah panuh air laut
(pause) ... semoga asin airnya akan menjadi surut.

Tetapi kenapa tetap lukaku terasa dihiris-hiris oleh ketawa alam penuh sinis.

Saat awan lebat menurunkan hujan
cengkerang terapung-apung di dada air
berpusar berpadu deru ombak dan angin
miring melintas di corong-corong udara
membawa bau asin samudra air mata
merusuh dalam keluhanku yang bersungguh-sungguh.

Tenggelamlah aku di dalam debur yang seolah menghancur.
Tapi nanti! Kau harus tahu bahwa aku tidak akan apa-apa karena sarat rindu
yang ku bawa itu sudah terlalu sebati dengan setia berbasa basi.

Sampai kapanpun luka itu parutnya akan tinggal dan kekal
lewat tempoh waktu sembuh sangat perlahan dan penuh rasa kasihan.


sent by : Kak Leha
email :
pantunbahari@hotmail.com
date : Thu, 20 Aug 1998



Kata guruku,
dia benci sufi,
yang menyepi di warung-warung anggur,
dengan percintaan egoistik

Kata guruku,
dia suka da'i,
karena percintaannya minhaji dan waqi'i
pekat dengan ruh haraki,
mengikuti para nabi,
mengajak manusia ke jalan illahi

Aku kurang faham,
akan kedua istilah ini,
karena ada juga da'i yang sufi,
yang selalu membersihkan diri




Ohh, Tuan Pecinta
lelah pencarian menjadi guruku,
kutahu salah mencari cinta-Mu

Wahai Tuan,
cinta-Mu adalah cahaya
dia selalu ada dan menyinari,
kental bila pintu rasa terkuak lebar

Wahai Tuan,
aku salah,
kenapa aku tak mulai membuka pintu rasa
atau berusaha agar Kau mencintaiku,
atau memulai dengan mencintai-Mu,
hanyut dalam asyadu hubbalillah,
hanyut dalam arus-Mu,
berputar dalam mihwar-Mu,
sungguh aku bodoh,
penuh dengan tak tahu



Inilah cinta: membumbung ke langit,
setiap saat mengoyak seratus cadar,
mula-mula, mengingkari hidup
akhirnya, melangkah tanpa kaki,
menganggap dunia ini tak tampak,
mengganggap sepi semua yang muncul di benak.
"O.............



Cinta telah mati,
di atas batu sana,
ketika air jatuh dari telapak
dan menciprat sajadah

di atas batu sana,
ketika hubb dan 'ikha
melebur dalam merah darah

Dan aku pun enggan menumbuhkan lagi,
meski yang bersisa hanya cinta berpamrih,
pamrihnya lebih indah dari onta merah
yang susunya tak akan diperah



Kemarin,
rumah sufi telah hangus terbakar
dan anggur percintaan tumpah berceceran
Bukan karena Sang Kekasih benci
Dia tetap di balik hijab nurrul ala nurrin

Kemarin,
rumah anggur telah hangus terbakar
dan anggur percintaan tak laku terjual
Karena cinta yang minhaji
adalah obor yang dibawa para nabi
dari Uhud melalui Thursina
bukan pada kedai-kedai sepi sepoi jihadi



SAND AND FOAM
By Kahlil Gibran

We shall never understand one another
until we reduce the language to seven
words.

Every dragon gives birth to a St. George
who slays it.

Tolerance is love sick with the sickness
of haughtiness.

When my cup is empty I resign myself
to its emptiness but when it is half full
I resent its half-fullness.

Long Did I lie in the dust of Egypt,
silent and unaware of the seasons.
Then the sun gave me birth, and I rose
and walked upon the banks of the Nile,
Singing with the days and dreaming
with the nights.
And now the sun treads upon me with a
thousand feet that I may lie again in the
dust of Egypt.
But behold a marvel and a riddle!
The very sun that gathered me cannot
scatter me.
Still erect am I, and sure of foot do I
walk upon the banks of the Nile.

Strange that we all defend our wrongs
with more vigor than we do our rights.

It was but yesterday I thought myself a
fragment quivering without rhythm in the
sphere of life.
Now I know that I am the sphere, and
all life in rhythmic fragments moves
within me.

Love is the veil between lover and lover.

We are all prisoners but some of us are
in cells with windows and some without
When you reach the end of what you should
know, you will be at the beginning of what
you should sense.

How narrow is the vision that exalts
the busyness of the ant above the singing
of the grasshopper.

My loneliness was born when men praised
my talkative faults and blamed my silent
virtues.

The most pitiful among men is he who
turns his dreams into silver and gold.

Though the wave of words is forever
upon us, yet our depth is forever silent.

One may not reach the dawn save by
the path of the night.

Even the masks of life are masks of
deeper mystery.

Let us not be particular and sectional.
The poet's mind and the scorpion's tail
rise in glory from the same earth.

All our words are but crumbs that fall
down from the feast of the mind.

Mayhap a funeral among men is a wedding
feast among the angels.

Worms will turn but is it not strange
that even elephants will yield?

A traveler am I and a navigator, and
every day I discover a new region within
my soul.

They dip their pens in our hearts and
think they are inspired.

If you can see only what light reveals
and hear only what sound announces,
Then in truth you do not see nor do you
hear.

A woman protested saying, "Of course
it was a righteous war. My son fell in
it."

Remembrance is a form of meeting.

Genius is but a robin's song at the
beginning of a slow spring.

He who would understand a woman, or
dissect genius, or solve the mystery of
silence is the very man who would wake
from a beautiful dream to sit at a
breakfast table.

They spread before us their riches of
gold and silver, of ivory and ebony, and
we spread before them our hearts and our
spirits
And yet they deem themselves the hosts
and us the guests.

You are truly a forgiver when you
forgive murderers who never spill
blood, thieves who never steal,
and liars who utter no falsehood.

I have learned silence from the talkative,
toleration from the intolerant, and kindness
from the unkind yet strange, I am ungrateful
to these teachers.

A truth is to be known always, to be
uttered sometimes.

When a man's hand touches the hand of
a woman they both touch the heart of
eternity.

We often sing lullabyes to our children
that we ourselves may sleep.

Once I saw the face of a woman, and I
beheld all her children not yet born.
And a woman looked upon my face and
she knew all my forefathers, dead before
she was born.

Only once have I been made mute. It
was when a man asked me, "Who are you?"

If your heart is a volcano how shall you
expect flowers to bloom in you hands

When you see a man led to prison say
in your heart, "Mayhap he is escaping
from a narrower prison."
And when you see a man drunken say
in your heart, "Mayhap he sought escape
from something still more unbeautiful."


sent by : Dodi Supriadi
email :
dodi@ratelindo.co.id
date : Sun, 23 Aug 1998



CAHAYA AURAT


Ribuan jilbab berwajah cinta
Membungkus rambut, tubuh sampai ujung kakinya
Karena hakekat cahaya Allah
Ialah terbungkus di selubung rahasia
Siapa bisa menemukan cahaya?
Ialah suami, bukan asal manusia

Jika aurat dipamerkan dikoran dan dijalanan
Allah mengambil kembali cahaya-Nya
Tinggal paha mulus dan leher jenjang
Tinggal bentuk pinggul dan warna buah dada

Para lelaki yang melototkan mata
Hanya menemukan benda
Jika wanita bangga sebagai benda
Turun ke tingkat batu derajat kemakhlukannya
Jika lelaki terbius oleh kekayaan dunia
Luntur manusianya








Do'a Untuk Kekasih Hati

Allah Yang Maha Pemurah, terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan mempertemukan saya dengannya.

Terimakasih untuk saat-saat indah yang
boleh kami nikmati bersama.
Terimakasih untuk setiap pertemuan yang
boleh kami lalui bersama.
Terimakasih untuk setiap saat-saat yang lalu.
Saya datang bersujud dihadapan-Mu,
Sucikan hati saya yaa Allah, sehingga dapat melaksanakan
kehendak dan rencana-Mu dalam hidup saya.

Yaa Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya,
janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya.
Janganlah biarkan saya melabuhkan hati saya di hatinya.
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya
dan usirlah dia dari relung hati saya.
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini dengan kasih dari dan pada-Mu yang tulus dan murni.
Tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.

Tetapi jika Kau ciptakan dia untuk saya, yaa Allah,
tolong satukan hati kami.
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan
menerima dia seutuhnya.
Berikan saya kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan
untuk memenangkan hatinya.
Urapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti
dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan
kekurangan saya sebagaimana saya telah Kau ciptakan.
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai
dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia.

Yaa Allah Maha Pengasih, dengarlah doa saya ini.
Lepaskanlah saya dari keraguan ini
menurut kasih dan kehendak-Mu.

Allah Yang Maha Kekal, saya tahu Engkau senantiasa
memberikan yang terbaik buat saya.
Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya.
Pergumulan ini mengajar saya untuk hidup makin dekat pada-Mu, untuk lebih peka terhadap suara-Mu
yang membimbing saya menuju terang-Mu.
Ajarlah saya untuk tetap setia dan sabar
menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan.

Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya yang jadi dalam setiap bagian hidup saya, yaa Allah.
Amin....


Do'a Untuk Kekasih Hati

Allah Yang Maha Pemurah, terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan mempertemukan saya dengannya.

Terimakasih untuk saat-saat indah yang
boleh kami nikmati bersama.
Terimakasih untuk setiap pertemuan yang
boleh kami lalui bersama.
Terimakasih untuk setiap saat-saat yang lalu.
Saya datang bersujud dihadapan-Mu,
Sucikan hati saya yaa Allah, sehingga dapat melaksanakan
kehendak dan rencana-Mu dalam hidup saya.

Yaa Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya,
janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya.
Janganlah biarkan saya melabuhkan hati saya di hatinya.
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya
dan usirlah dia dari relung hati saya.
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini dengan kasih dari dan pada-Mu yang tulus dan murni.
Tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.

Tetapi jika Kau ciptakan dia untuk saya, yaa Allah,
tolong satukan hati kami.
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan
menerima dia seutuhnya.
Berikan saya kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan
untuk memenangkan hatinya.
Urapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti
dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan
kekurangan saya sebagaimana saya telah Kau ciptakan.
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai
dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia.

Yaa Allah Maha Pengasih, dengarlah doa saya ini.
Lepaskanlah saya dari keraguan ini
menurut kasih dan kehendak-Mu.

Allah Yang Maha Kekal, saya tahu Engkau senantiasa
memberikan yang terbaik buat saya.
Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya.
Pergumulan ini mengajar saya untuk hidup makin dekat pada-Mu, untuk lebih peka terhadap suara-Mu
yang membimbing saya menuju terang-Mu.
Ajarlah saya untuk tetap setia dan sabar
menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan.

Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya yang jadi dalam setiap bagian hidup saya, yaa Allah.
Amin....









G F I
(Galeri Foto Inong)

Ketika ku lihat matamu, bergetar hati ini...
Kini kupercaya akan cinta pandangan pertama...
Rasa lain tumbuh di hati,
tak terasa tangan ini tlah jauh melangkah n'tuk mengenal lebih jauh..
Perlahan tapi pasti, aku pasti akan mengetahui...
Satu demi satu
dengan debar hati yang galau,
kubuka apa yang ada di hadapanku..
Dan pada akhirnya....
hanya satu kata yang terucap.....
"Alhamdulillah..."
aku tlah diperkenalkan dengan hamba Mu..
semoga membawa kebaikan bagiku dan baginya...
Aminnnnnnnnnnn.....




Doa Cinta Sang Pengantin


Ya Allah,
Andai Kau berkenan, limpahkanlah rasa cinta kepada kami,
Yang Kau jadikan pengikat rindu Rasulullah dan Khadijah Al Qubro
Yang Kau jadikan mata air kasih sayang
Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahra
Yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci.


Ya Allah,
Andai semua itu tak layak bagi kami,
Maka cukupkanlah permohonan kami dengan ridlo-Mu
Jadikanlah kami Suami & Istri yang saling mencintai di kala dekat,
Saling menjaga kehormatan dikala jauh,
Saling menghibur dikala duka,
Saling mengingatkan dikala bahagia,
Saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
Serta saling menyempurnakan dalam peribadatan.


Ya Allah,
Sempurnakanlah kebahagiaan kami
Dengan menjadikan perkawinan kami ini sebagai ibadah kepada-Mu
Dan bukti ketaatan kami kepada sunnah Rasul-Mu.


Amin


Ya Allah…
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hat i-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru [di jalan]-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu maka kuatkanlah ikatan pertaliannya.


Ya Allah…
Abadikan kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurah kepada Mudammad SAW, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya.


Ya Allah…
Hari ini ( tgl 16 April 2006 ) dua hamba-Mu yang dhaif mematri janji dalam Mitsaqan Ghaliza di hadapan kebesaran-Mu. Kami tahu tidak mudah untuk memelihara ikatan suci ini dalam naungan ridha dan maghfirah-Mu. Kami tahu, amat berat bagi kami untuk mengayuh perahu rumah tangga kami menghadapi taufan godaan di hadapan kami. Karena itulah, kami datang memohon rahman dan rahim-Mu.


Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan orang-orang yang lebih Engkau anugerahi kenikmatan, bukan-nya jalan orang-orang yang Engkau timpai kemurkaan, bukan pula jalan orang-orang yang Engkau tenggelam dalam kesesatan. Sinarilah hati kami dengan cahaya petunjuk-Mu.


Terangilah jalan kami dengan sinar taufik-Mu. Kalau Engkau berkenan menganugerahkan nikmat-Mu atas kami, bantulah kami untuk banyak berdzikir dan bersyukur atas nikmat-Mu itu. Hindari kami dari orang-orang yang terlena dalam kemewahan dunia. Lembutkan hati kami untuk merasakan curahan rahmat-Mu.


Ya Allah…
Indahkanlah rumah kami dengan kalimat-kalimat-Mu yang suci. Suburkanlah kami dengan keturunan yang membesarkan asma-Mu. Penuhi kami dengan amal shaleh yang Engkau ridhai. Jadikan mereka Yaa…Allah teladan yang baik bagi manusia.


Ya Allah…
Damaikanlah pertengkaran di antara kami, pertautkan hati kami, dan tunjukkan kepada kami jalan-jalan keselamatan. Selamatkan kami dari kegelapan kepada cahaya. Jauhkan kami dari kejelekan yang tampak dan tersembunyi.


Ya Allah…
Berkatilah pendengaran kami, penglihatan kami, hati kami, suami/isteri kami, keturunan kami dan ampunilah kami.


Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.



Amiin…


Kami yang berbahagia,
Vie & Iqbal






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar